------- SELAMAT DATANG DI WEBSITE BPS KABUPATEN CIREBON -------

GEOGRAFI DAN IKLIM

Berdasarkan letak geografisnya, wilayah Kabupaten Cirebon berada pada posisi 108o40’ - 108o48’ Bujur Timur dan 6o30’ – 7o00’ Lintang Selatan.

Wilayah Kecamatan yang terletak sepanjang jalur pantura termasuk pada dataran rendah yang memiliki letak ketinggian antara 0 – 10 m dari permukaan air laut, sedangkan wilayah kecamatan yang terletak di bagian selatan memiliki letak ketinggian antara 11 – 130m dari permukaan laut.


PEMERINTAHAN

Kabupaten Cirebon yang sebagian wilayahnya terletak di sepanjang pantai laut Jawa menjadikan daerah ini didiami oleh berbagai karakteristik budaya, apakah itu budaya asli daerah, budaya luar maupun percampuran keduanya..

Jumlah Wilayah Administrasi di Kabupaten Cirebon pada tahun 2010 terdiri dari 40 kecamatan, 412 desa, 12 kelurahan, sedangkan jumlah RT sebanyak 9.188 dan RW sebanyak 2.607.

PENDUDUK

JJumlah penduduk Kabupaten Cirebon pada tahun 2012 mencapai 2.110.147 jiwa, sedangkan pada tahun 2011 berjumlah 2.104.313 jiwa yang berarti jumlah penduduk meningkat sebesar 0,27 persen. Dengan luas wilayah 990,36 Km2, maka rata-rata setiap Km2 ditempati penduduk sebanyak 2.130 orang pada tahun 2012.

Jumlah penduduk penduduk laki-laki pada tahun 2012 sebanyak 1.081.203 dan penduduk perempuan sebanyak 1.028.944. dengan membandingkan keduanya didapat angka sex ratio yaitu sebesar 105, artinya untuk setiap 100 penduduk perempuan terdapat sekitar 105 penduduk laki-laki.

PENDIDIKAN

Pada tahun 2012 persentase penduduk dengan ijazah SD mencapai 39,21 persen sedangkan penduduk yang tidak memiliki ijazah SD mencapai 26,93 persen. Di lain pihak penduduk yang berpendidikan S1 mencapai 1,97 persen. Jika dibandingkan dengan tahun 2011 persentase penduduk dengan ijazah SD berkurang 11,37 persen sedangkan penduduk dengan ijazah SMP dan SMK meningkat 1,32 persen dan 4,9 persen.

KETENAGAKERJAAN

Indikator ketenagakerjaan seperti TPAK dan TPT di Kabupaten Cirebon pada tahun 2010-2012 kondisinya fluktuatif. Pada tahun 2010 TPAK mencapai 58,68 persen, tahun 2011 meningkat menjadi 61,73 persen dan tahun 2012 kembali menurun menjadi 59,75 persen. Begitu juga dengan TPT pada tahun 2010 mencapai angka 12,97 persen, kemudian berkurang menjadi 10,18 persen di tahun 2011 dan kembali meningkat di tahun 2012 menjadi 16,04 persen.

KESEHATAN

Fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Cirebon pada tahun 2012 yaitu terdapat sebanyak 8 Rumah Sakit Umum, 180 Puskesmas yang terdiri dari 56 Puskesmas Umum, 66 Puskesmas Pembantu dan 58 Puskesmas Keliling.

Banyaknya balita yang ada di Kabupaten Cirebon selama tahun 2012 adalah sebanyak 193.029. Dari jumlah tersebut yang mendapatkan imunisasi selama tahun 2012 untuk jenis imunisasi BCG, DPT, Polio, Campak

PERUMAHAN

Persentase rumahtangga dengan lantai rumah bukan tanah sedikit mengalami peningkatan dari 94,47 persen pada tahun 2011  menjadi 95,58 persen pada tahun 2012. Sedangkan dilihat dari luas lantainya ternyata rumah tangga dengan luas lantai kurang dari 20 m2 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu dari sekitar 1,94 persen menjadi menjadi 4,66 persen. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa  tahun 2012 semakin banyak rumah tangga dengan luas lantai rumahnya yang sempit.

PERTANIAN

Kabupaten Cirebon sebagai salah satu daerah penghasil tanaman pangan di Provinsi Jawa Barat khususnya padi, pada tahun 2012 produksi padi baik padi ladang maupun padi sawah sebesar 490.564 ton, hal ini berarti mengalami penurunan yang cukup besar yaitu sebesar 8,68 persen dibanding tahun 2011 (537.196 ton).

Tetapi dari sisi rata-rata produksinya pada tahun 2012 ini mencapai 6,51 Ton/Ha, angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata produksi pada tahun 2011 yaitu sebesar 6,09 Ton/Ha. Penurunan produksi ini tergambar dari menurunnya luas panen yaitu sebesar 76.352 Ha, padahal pada tahun sebelumnya mencapai 88.100 Ha.

HOTEL DAN PARAWISATA

Pada tahun 2012 di Kabupaten Cirebon terdapat 16 usaha akomodasi yaitu 3 hotel berbintang dan 13 hotel non bintang dengan 433 kamar dan 646 tempat tidur. Dari seluruh usaha akomodasi tersebut, 170 kamar atau 39,26 persen tersedia di hotel berbintang, sedangkan sekitar 263 kamar terdapat pada hotel non bintang/melati.

INDEKS PERKEMBANGAN MANUSIA

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)/Human Development Index (HDI) adalah pengukuran perbandingan dari angka harapan hidup, angka melek huruf, pendidikan yang dihitung dari angka rata-rata lama sekolah dan standar hidup (pengeluaran riil per kapita) masyarakat suatu wilayah.

LISTRIK DAN AIR MINUM

Lebih dari 90 persen pelanggan listrik di Kabupaten Cirebon pada tahun 2012 adalah rumah tangga. Sebagai sumber penerangan dan energi di berbagai sektor, listrik memegang peranan yang sangat vital. Pelanggan listrik di Kabupaten Cirebon pada tahun 2012 sebanyak 357.551 pelanggan. Jika dilihat dari angka yang ada maka pelanggan dan daya terpasang di Kabupaten Cirebon dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.

HARGA-HARGA DAN PENGELUARAN PENDUDUK

Harga rata-rata kebutuhan pokok di Kabupaten Cirebon tahun 2012 secara umum cenderung stabil dari bulan ke bulan. Peningkatan harga terjadi pada Bulan Agustus yaitu yaitu karena tibanya Bulan Ramadhan. Komoditi yang mengalami peningkatan harga yaitu beras meningkat dari rata-rata Rp 7.600 menjadi Rp 7.766 per Kg. Minyak goreng meningkat 3,07 persen, gula pasir tidak berubah dan tepung terigu meningkat 4,66 persen. Peningkatan harga juga terjadi pada akhir tahun yaitu pada Bulan Desember yaitu pada komoditi beras, gula pasir dan terigu, sedangkan minyak goreng harganya mengalami penurunan sekitar 10 persen.

PERBANKAN

Perkembangan dana masyarakat Kabupaten Cirebon yang tersimpan di bank, baik di bank umum maupun di BPR pada Tahun 2012 secara total mengalami peningkatan sebesar 15,18 persen. Sementara pada tahun 2011 peningkatannya mencapai 22,76 persen. Dengan demikian bisa dilihat bahwa pertumbuhan simpanan di bank pada tahun 2012 mengalami perlambatan dibanding tahun sebelumnya. Diantara ketiga jenis simpanan tersebut yang paling besar penurunannya adalah simpanan dalam bentuk giro yang pertumbuhannya hanya sebesar 3,19 persen, sementara pada tahun sebelumnya mencapai 37,43 persen.

TRANSPORTASI

Jalan sebagai sarana penunjang transportasi memiliki peran penting khususnya untuk transportasi darat. Dari total panjang jalan yang ada yaitu sepanjang 985,793 Km sebanyak 84 persen berkategori jalan baik dan sedang, sementara yang berkategori rusaknya sekitar 10 persen sedangkan yang rusak beratnya sekitar 6 persen.

INDUSTRI

Industri kecil di Kabupaten Cirebon pada tahu 2012 sebanyak 1.743 unit. Dari jenis industrinya terlihat bahwa sebagian besar merupakan industri komoditi lainnya yaitu sebanyak 549 unit, kemudian industri kayu sebanyak 435 unit dan yang ke tiga adalah industri makanan sebanyak 288 unit. Sementara pada industri rumah tangga pada tahun 2012 berjumlah 2.801 unit. Industri rumah tangga ini didominasi oleh industri makanan yang mencapai 2.801 unit, kemudian industri kayu sebanyak 1.541 unit dan industri lainnya sebanyak 1.440 unit.

PDRB

PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) sebagai ukuran produktivitas mencerminkan seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu wilayah dalam satu tahun. Sementara pendapatan perkapita yang mencerminkan tingkat produktivitas tiap penduduk. Pada umumnya struktur ekonomi suatu daerah dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang cukup signifikan, hal ini terutama disebabkan oleh perkembangan teknologi dan perubahan konsumsi masyarakat. Perubahan ekonomi yang cukup signifikan akan mengubah dasar sektor yang dianggap tulang punggung perekonomian.

PERBANDINGAN PENDAPATAN REGIONAL

Sebagai salah satu Kabupaten yang tercakup dalam wilayah III Cirebon (Ciayumajakuning), Kabupaten Cirebon memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dibanding kabupaten-kabupaten di sekitarnya. Untuk wilayah III Cirebon PDRB atas dasar harga konstan (adhk) tanpa memperhitungkan sub sektor minyak dan gas bumi tertinggi tercatat di Kabupaten Cirebon yang mencapai 8,954 triliun rupiah pada tahun 2012. Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan angka terendah yang tercatat di Kabupaten Kuningan yang hanya mencapai 4,38 triliun rupiah.

SURVEI SPDT NTPG 2014

ST'2013

 

KECAMATAN DALAM ANGKA 2014

WALED I PASALEMAN I CILEDUG I PABUARAN I LOSARI I PABEDILAN I BABAKAN I GEBANG I KARANGSEMBUNG I KARANGWARENG I LEMAHABANG I SUSUKAN LEBAK I SEDONG I ASTANAJAPURA I PANGENAN I MUNDU I BEBER I GREGED I I TALUN ISUMBER I DUKUPUNTANG I PALIMANAN I PLUMBON I DEPOK I WERU I PLERED I TENGAHTANI I KEDAWUNG I GUNUNGJATI I KAPETAKAN I SURANENGGALA I KLANGENAN I JAMBLANG I ARJAWINANGUN I PANGURAGAN I CIWARINGIN I GEMPOL I SUSUKAN I GEGESIK I KALIWEDI


PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KAB. CIREBON 2013

Publikasi ini memuat indikator makro ekonomi yang dapat menggambarkan kinerja perekonomian Kabupatena Cirebon. Indikator tersebut antara lain laju pertumbuhan ekonomi, peranan sektoral dan PDRB per kapita. Diharapkan publikasi ini dapat dimanfaatkan oleh para perencana sebagai acuan dalam menyusun kebijakan perekonomian regional


KABUPATEN CIREBON DALAM ANGKA TAHUN 2014

BPS sebagai instansi pemerintah penyedia informasi statistik untuk keperluan pemerintah, swasta dan masyarakat, BPS berusaha memenuhi kebutuhan data tersebut. Data yang tersedia BPS meliputi data pertanian, komunikasi, Indeks Harga Konsumen, konstruksi, energi, perdagangan luar negeri, pertambangan, keuangan, penduduk, pariwisata, transportasi, dan pendapatan.


STATISTIK DAERAH KABUPATEN CIREBON 2014

Publikasi ini memuat indikator makro ekonomi yang dapat menggambarkan kinerja perekonomian Kabupatena Cirebon. Indikator tersebut antara lain laju pertumbuhan ekonomi, peranan sektoral dan PDRB per kapita. Diharapkan publikasi ini dapat dimanfaatkan oleh para perencana sebagai acuan dalam menyusun kebijakan perekonomian regional

 

STATDA KECAMATAN 2014

WALED I PASALEMAN I CILEDUG I PABUARAN I LOSARI I PABEDILAN I BABAKAN I GEBANG I KARANGSEMBUNG I KARANGWARENG I LEMAHABANG I SUSUKAN LEBAK I SEDONG I ASTANAJAPURA I PANGENAN I MUNDU I BEBER I GREGED I TALUN I SUMBER I DUKUPUNTANG I PALIMANAN I PLUMBON I DEPOK I WERU I PLERED I TENGAHTANI I KEDAWUNG I GUNUNGJATI I KAPETAKAN I SURANENGGALA I KLANGENAN I JAMBLANG I ARJAWINANGUN I PANGURAGAN I CIWARINGIN I GEMPOL I SUSUKAN I GEGESIK I KALIWEDI


Tanggal 23-25 September 2014, BPS Kab. Cirebon menyelenggarakan pelatihan Petugas dan Pelaksana SPDT NTPG 2014

Rabu, 16 Juli 2014, BPS Kab. Cirebon melaksanakan refreshing Sakernas

Tanggal 15 November - 15 Desember, IPDS Kab. Cirebon melaksanakan entry data SAKERDA

BPS Kab. Cirebon pada tanggal 18-21 Nopember 2013 menyelenggarakan pelatihan Susenas di Hotel Bagus Inn.

 

PUBLIKASI
 

BOOKLET