Pada hari Jum'at, 4 Juli 2025, BPS Kabupaten Cirebon menerima kunjungan Deputi Bidang Statistik Sosial (BSS) BPS RI, Dr. Ateng hartono, SE., M.Si beserta rombongan. Deputi BSS BPS RI disambut dengan hangat oleh Kepala BPS Kabupaten Cirebon, Judiharto Trisnadi, dan seluruh pegawai BPS Kabupaten Cirebon.
Hadir dalam kunjungan Deputi BSS kali ini Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Jawa Barat, Isti Larasati dan Kepala BPS Kota Cirebon, Aris Budiyanto.
Agenda kunjungan kerja Deputi BSS BPS RI ke Kabupaten Cirebon kali ini adalah untuk
melakukan supervisi kegiatan Survey Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2025.
Pada kesempatan kali ini, Deputi BSS BPS RI berkesempatan menyapa seluruh pegawai BPS Kabupaten Cirebon yang hadir di Aula BPS Kabupaten Cirebon. Pegawai BPS Kabupaten Cirebon dengan semangat mendengar arahan dan motivasi
dari Deputi BSS BPS RI yang merupakan salah satu putera daerah terbaik Cirebon. Ya, Deputi Bidang Statistik Sosial, Dr. Ateng Hartono, SE, M.Si, lahir dan tumbuh besar di Cirebon, tepatnya di daerah Simaja, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Menurutnya, kunjungan kerja kali ini sangat istimewa karena dapat kembali lagi ke kampung halaman yang telah ditinggalkan puluhan tahun silam.
Dalam Rapat Dinas dengan Deputi BSS, Kepala BPS Kabupaten Cirebon, Judiharto Trisnadi, melaporkan berbagai capaian
kinerja BPS Kabupaten Cirebon Semester I Tahun 2025 kepada Deputi BSS BPS RI.
Dalam sambutannya, Deputi BSS BPS RI membahas berbagai isu yang saat ini
berkembang di masyarakat, diantara peran dan posisi BPS pada pemutakhiran DTSEN.
Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini data BPS telah digunakan oleh kementrian/lembaga untuk mengambil kebijakan yang sangat strategis. Untuk itu, beliau berharap seluruh insan BPS harus mengambil peran dalam pembuatan kebijakan strategis pemerintah dengan menyediakan data yang berkualitas.
Menurutnya, ini adalah tantangan besar bagi seluruh insan BPS. Tantangan yang apabila bisa dilaksanakan oleh seluruh insan BPS, maka akan membawa BPS semakin membuktikan diri sebagai lembaga statistik terpercaya.
Untuk melihat video, silahkan klik tautan berikut: